-- Sebait kata untukmu, Dee --
Aku menyesal terlambat lahir karena semua hal pernah dilakukan orang-orang, tapi satu yang tak pernah kusesali adalah pilihan hidupku untuk mencintaimu _________________________________________ -- Hgg --

Ingin Nikah, Kursus Dulu (Suscaten)

Cerita diawali saat menyerahkan surat pindah nikah, aku yang dari luar kota, untuk bisa melangsungkan perkawinan di Jakarta harus menyerahkan surat keterangan pindah nikah dari Kantor Urusan Agama di wilayah KTPku diterbitkan. Untunglah ayahku bisa membereskan keperluan tersebut, surat keterangan dari RT, Desa, dan Kecamatan bisa didapatkan tanpa kehadiranku di sana. Makasih ayahhhhh!

Setelah itu barulah pergi ke KUA yang melangsungkan perkawinan, wilayahnya kebetulan masuk KUA Duren Sawit Jakarta Timur. Dapat formulir yang harus diisi oleh kedua calon penganten, dan harus dikumpulkan pada tanggal 8 Maret 2010 serta kedua calon penganten harus dateng sendiri untuk menyerahkannya, kata petugasnya siy akan ada kursus gitu. Happp, semua formulir terisi dengan cepat, UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan pun kulahap dalam waktu singkat, bereslah semuanya. Untuk persiapan kursus, aku menghafalkan satu pasal, yaitu definisi perkawinan. Otakku sudah susah diajak kerjasama hehe

Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Pada hari H, kita berdua datang tepat waktu, tapi seperti tradisi orang kita waktu pelaksanaannya di tunda, menunggu pembicara dan semua pesertanya dateng. Wuihhhhhh ternyata begitu semuanya dateng, ada sekitar 30 pasang calon penganten yang ikut kursus ini. KURSUS CALON PENGANTEN (SUSCATEN), begitulah tulisan yang terpampang di dinding depan ruang kursus.

Diawali dengan pertanyaan dari pembicara, “Apa yang sudah kalian persiapkan untuk menghadapi mahligai rumah tangga?” semua pada berbisik-bisik, dari pendengaranku kata tidak tahu cukup mewakili jawaban mereka, termasuk saya hihi.
“Sudah baca buku-buku tentang pernikahan?” lanjut pembicara, “Belum Pak” hampir semuanya menjawab begitu, tapi calonku berbisik padaku, “Aku udah baca kok Mas, buku2 yang dari KUA sama yang dari Mas”, wuih senangnya aku, memang sebelumnya aku membeli beberapa buku terkait persiapan pernikahan, seperti postinganku sebelumnya (Akhirnya Kudapatkan Buku2 Itu).

Begitulah jamaknya calon pengantin mempersiapkan diri. Mereka tidak menganggap penting persiapan ilmu untuk berkeluarga, mungkin tidak sempat atau justru karena akibat kurangnya ilmu sehingga merasa tidak penting belajar bagaimana mengelola rumah tangga.

Ternyata Suscaten adalah program nasional dari Kementerian Agama, khususnya Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. Kursus tersebut diadakan untuk meminimalisir tingginya angka perselisihan, perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga yang salah satunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan pemahaman calon pengantin tentang kehidupan rumah tangga/keluarga serta untuk mewujudkan kehidupan keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah. Tercantum dalam Peraturan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam tentang Kursus Calon Pengantin Nomor : DJ.II/491 Tahun 2009, tanggal 10 Desember 2009.
Materi yang disampaikan meliputi tatacara dan prosedur perkawinan, pengetahuan agama, peraturan perundang-undangan di bidang perkawinan dan keluarga, hak dan kewajiban suami isteri, kesehatan reproduksi, upaya menjaga kesehatan ibu saat hamil, melahirkan, pentingnya progam keluarga berencana (KB), problematika pernikahan dan penyelesaiannya, hukum syariah tentang perkawinan, manajemen keluarga dan psikologi perkawinan dan keluarga. Kita jusa disuruh menyediakan pas foto untuk pembuatan Sertifikat tanda lulus.

Pembicara menyampaikan bahwa untuk memasuki jenjang pernikahan dan rumah tangga diperlukan kepercayaan diri serta kesiapan fisik dan mental yang baik, namun semua keberanian itu tidak serta merta datang begitu saja mengingat banyak sekali orang-orang yang sudah merasa mampu untuk menikah tetapi masih saja menunda-nunda dengan berbagai alasan sehingga secara tidak sadar mereka dapat terjerumus ke dalam lembah zina.
Keberanian untuk memasuki gerbang pernikahan harus dibangkitkan dalam diri meski penghasilan hanya terbilang pas-pasan karena yakin bahwa rezeki sudah diatur oleh Allah. Para istri diharapkan setidaknya menjadi Menteri Keuangan dan Menteri Pendidikan dalam rumah tangga. Mengatur keuangan dalam rumah tangga dan mendidik anak-anak menjadi anak yang pintar, trampil serta sholeh dan sholehah.

Suasana semakin ramai dengan masing-masing peserta yang semakin antusias, sewaktu dibuka dialogpun banyak peserta yang menanyakan kepada pemateri, tentang kesehatan pengantin baru, KB, yang paling disimak sepertinya tentang pelajaran seksologi :).

Pingin tau buktinya, ini nih. Kata pembicara, suami harus menjalankan fungsi “5 Ng”, yaitu:
1. Ngayani (memberikan nafkah),
2. Ngayomi (melindungi),
3. Ngobati,
4. Ngomahi, dan
5. Ngeloni. Pas disebutin yang terakhir ini semua pada ketawa puas :D

Sementara istri juga harus menjalankan fungsi “5 Ng”, yaitu:
1. Ngadem-ademi,
2. Nganaki,
3. Ngladeni,
4. Ngelengkapi (Ngimbangi) dan
5. Ngenaki. Sama, pas disebutin yang terakhir semua pada ketawa puas, lagi!!!! Hahahaa

0 komentar:

Posting Komentar

Emoticon yang dapat digunakan [Tampilkan] [Sembunyikan]



:-))
:-)
:-D
(lol)
:-p
(woot)
;-)
:-o
X-(
:-(
:'-(
:-&
(K)
(angry)
(annoyed)
(wave) | (bye)
B
(cozy)
(sick)
(:
(goodluck)
(griltongue)
(mmm)
(hungry)
(music)
(tears)
(tongue)
(unsure)
(highfive)
(dance)
(blush)
(bigeyes)
(funkydance)
(idiot)
(lonely)
(scenic)
(hassle)
(panic)
(okok)
(yahoo)
(cry)
(doh)
(brokenheart)
(drinking)
(girlkiss)
(rofl)
(money)
(rock)
(nottalking)
(party)
(sleeping)
(thinking)
(bringit)
(worship)
(applause)
8
(gym)
(heart)
(devil)
(lmao)
(banana_cool)
(banana_rock)
(evilgrin)
(headspin)
(heart_beat)
(ninja)
(haha)
(evilsmirk)
(eyeroll)
(muhaha)
(taser) | (rammi)
(banana_ninja)
(beer)
(coffee)
(fish_hit)
(muscle)
(smileydance)
(fireworks)
(goal)
(bzzz)
(dance_bzz)
(Русский)
(code)
(morning)

Cara menggunakan: ketikkan emoticon yang diinginkan. Untuk yang ada pemisah berupa "|" maka itu adalah alternatif. Seperti (wave) | (bye) maka bisa (wave) bisa (bye)