-- Sebait kata untukmu, Dee --
Aku menyesal terlambat lahir karena semua hal pernah dilakukan orang-orang, tapi satu yang tak pernah kusesali adalah pilihan hidupku untuk mencintaimu _________________________________________ -- Hgg --

Manado punya cerita

NEGERI DI BAWAH PELANGI

Jam setengah 3 pagi ku harus bangun untuk mandi dan siap-siap, untung saja mata bisa kompromi diajak bangun setelah mendengar alarm pertama berbunyi. Malam harinya memang sengaja menyiapkan 3 alarm dengan jeda waktu 5 menit, 2.30, 2.35, dan 2.40. Selesai siap-siap langsung menyambar koper dan tiket pesawat Jakarta – Manado PP, keberangkatan hari ini tertulis jam 5 pagi. Taksipun ternyata sudah menunggu di luar.

Perjalanan Jakarta Manado kira-kira akan ditempuh dalam waktu 2 jam 55 menit, begitu yang tertulis di tiket. Perjalanan bisa lebih lama lagi jika pesawat singgah dulu di Makassar atau Balikpapan. Memasuki pesawat ku agak kecewa karena satu koper yang sengaja kubawa masuk kabin tidak kebagian tempat lagi. Ternyata memang pesawat menuju dan dari Manado selalu saja mengalami hal ini, kabin selalu penuh. Terbukti saat pulang ke Jakarta, kabin penuh lagi, sampai-sampai pramugara Garuda marah ke pegawai yang mengurusi ini. Tapi untungnya saat pulang sudah mempersiapkan diri untuk masuk dulu, jadinya masih kebagian tempat. Giliran penumpang lain yang harus merelakan memindahkan barangnya ke bagasi.

Pemandangan alam Sulawesi dari atas memang sangat indah. Terlihat pulau-pulau kecil berpasir putih dengan pantai-pantai yang dangkal. Tampak semuanya berwarna kehijauan. Saat sang pilot mengumumkan pesawat akan mendarat beberapa saat lagi, semakin keliatanlah pulau-pulau kecil itu, termasuk Pulau Manado Tua tempat wisata Bunaken yang terkenal itu.

Hal yang menakjubkan lagi adalah awan-awan tipis yang membentuk pelangi. Jadi sepanjang mata memandang yang tampak hanya pelangi, pelangi dan pelangi. Membuat langit Manado beratapkan pelangi. Sangat indah.
Landasan bandar udara keliatan dengan jelas saat pesawat berputar di atas. Di kanan kiri ratusan pohon hijau yang didominasi pohon kelapa memenuhi daratan, begitu juga atap rumah-rumah memantulkan cahaya matahari ke atas karena semuanya beratapkan seng. Baru tahu alasannya setelah mengobrol dengan salah satu narasumber tulisan ini, yaitu Bapak Edwin Kindangen. Ternyata fungsi atap seng ini untuk menyiasati wilayah geografis Manado yang berbukit-bukit dan memiliki angin yang besar.

Tepat pukul 9.55 WITA pesawat mendarat di Bandar Udara Sam Ratulangi. Sam Ratulangi adalah tokoh sekaligus Pahlawan Nasional yang berasal dari Sulawesi Utara. Dia adalah gubernur pertama Provinsi Sulawesi Utara. Namanya juga ditasbihkan sebagai nama universitas negeri terkenal di Manado. Motto Provinsi Sulawesi Utara “Si Tou Timou Tumou Tou” dia jugalah yang menemukan, sebuah filosofi masyarakat Manado yang artinya manusia baru dapat disebut sebagai manusia, jika sudah dapat memanusiakan manusia lain.

Manado pada dasarnya hanyalah sebuah kota kecil. Jumlah penduduk sekitar 500.000 jiwa, dan pekerja pendatang harian mencapai 70.000 setiap harinya. Aktivitas harian menyebabkan jalanan yang tidak lebar dipenuhi oleh angkutan kota atau biasa disebut otto. Tak heran kepadatan lalu lintas juga ditemui di sini pada waktu-waktu tertentu, setiap berangkat dan pulang kerja/sekolah. Jalanan sudah banyak yang dibuat searah, bahkan kalau sedang ada even besar diberlakukan sistem nomor polisi ganjil genap. Nomor polisi ganjil hanya boleh lewat pada hari ganjil (Senin, Rabu, Jumat, Minggu) begitu juga sebaliknya.

KULINER DAN WISATA

Siapa yang tidak kenal makanan khas dari Manado. Tinutuan merupakan salah satu makanan andalan dari sini. Makanan ini menjadi santapan wajib pagi hari penduduk Manado. Kebetulan juga hanya dengan melangkahkan kaki ku sudah bisa mencicipi bagaimana rasanya. Ada sebuah jalan yang disebut sebagai Jalur Enak, yaitu Jalan Wakeke yang ditasbihkan sebagai Lokasi Wista Kawasan Makanan Tinutuan. Jangan kaget jika setiap pagi puluhan rumah makan di jalan ini penuh sesak oleh pengunjung.

Tidak lengkap rasanya penyajian Tinutuan jika tidak ditemani nike goreng. Nike adalah ikan dengan ukuran sangat kecil, yang untuk menyajikannyapun harus diolah menjadi perkedel. Ada guyonan masyarakat setempat, kalau mau makan 1000 ikan gampang sekali, tinggal menyantap nike goreng ini. Kombinasi Tinutuan dengan nike ini sungguh top markotop.

Cakalang juga menjadi menu andalan di sini. Dari Cakalang goreng, bakar, asap, kuah asam, bahkan disajikan dalam mie kuah atau mie goreng sekalipun. Ikan bakar kalasey dan roa juga tidak ketinggalan. Penyajiannya selalu ditemani oleh sambal khas Manado yang bernama dabu-dabu (potongan cabe merah, cabe rawit, irisan bawang merah dan tomat segar plus campuran kecap).

Hampir semua wilayah menyediakan masakan jenis ini, hanya saja kalau mau mencicipi yang special silahkan berkunjung ke daerah Malalayang. Ada puluhan rumah makan pinggir pantai di sana, dijamin akan sangat terpuaskan. Para penjualnyapun memberikan garansi kalau produk ikan di rumah makan mereka hanya sekali mati saja hehe. Itu sebagai kiasan bahwa ikan yang diolah adalah ikan segar dari laut yang berumur kurang dari sehari, rasanya masih manis. Syukur ku punya kesempatan mampir kesana. Atau juga bisa makan di sekitaran Jalan Boulevard, disana berjajar rumah makan seafood seperti Angelfish dan Raja Sate.

Sementara makanan ringan yang wajib dicoba adalah pisang goreng colo-colo sambel roa, gohu (rujak), klapertaart dan lain-lain.

Atau yang pemberani bisa kuliner aneka satwa di Pasar Tomohon, disana tersedia berbagai macam makanan ekstrim seperti paniki (makanan dari kelelawar), tikus, babi, anjing, semuanya dengan berbagai penyajian. Prinsipnya sebagian masyarakat di sana memakan semua yang hidup :)

Selain wisata kuliner Kota Manado juga menawarkan wisata lain. Bagi yang suka keramaian bisa mengunjungi wilayah B on B atau Boulevard on Bussiness. Sebuah wilayah baru di pesisir pantai Manado yang merupakan hasil reklamasi pantai. Di sini bisa menikmati Pantai Teluk Manado, menikmati sunset sambil menyantap makanan yang dijual disepanjang pantai. Ada juga wisata belanja karena sepanjang jalan ini tersedia banyak tempat perbelanjaan, seperti Mega Mall Manado, Manado Town Square, Blue Banter City Walk, IT Center Manado, Bahu Mall dan Mega Trade Center. Menjadikan Manado sebagai pilihan baru tempat perbelanjaan di Indonesia Timur.

Ada juga Klenteng Ban Hin Kiong yang terletak di kawasan Kampung Cina dekat pelabuhan. Penduduk manado jarang yang tahu namanya tersebut, mereka lebih familiar dengan istilah klenteng besar dan klenteng kecil karena ada dua klenteng di kawasan Kampung China ini.

Yang ingin membeli ikan segar tinggal berjalan sebentar ke pelabuhan, di sana ada Pasar Bersehati. Di pelabuhan ini pula ku dibanjiri tawaran untuk ke Bunaken, sayang sekali ombak sedang besar dan tidak direkomendasikan ke sana.
Semuanya tampak sangat indah karena disusuri dengan berjalan kaki di sepanjang kawasan Boulevard ini. Tampak juga antrian dari para pembeli Cap Tikus (arak lokal khas Manado yang merupakan hasil proses penyulingan).
Ada juga Pasar Segar yang kebetulan baru dibuka hari Rabu kemarin, tapi kalau mau berkunjung lihat dulu jadwal jualannya, jangan salah kesana hari jumat seperti kami, karena hanya akan menemukan jualan daging sapi, babi, anjing, paniki dan tikus hidihhh.

Bagi yang ingin wisata luar kota juga tersedia berbagai pilihan seperti dataran tinggi Minahasa yang menyediakan Woloan, Pagoda Chinese Temple, Danau Linow yang airnya bisa berubah warna.
Sayangnya ku tidak bisa menemukan wisata yang mengangkat budaya daerah seperti Tari Maengket yang terkenal itu.

BUDAYA

Tapi dibalik semua itu banyak yang belum kita ketahui tentang budaya masyarakat Manado atau nilai-nilai sosial keseharian dalam masyarakat yang ternyata mempunyai karakter khusus dan sangat unik.
Cerita ini saya dapatkan langsung dari Bapak Edwin Kindangen dalam sebuah obrolan sore hari. Memang baru sore hari itu bisa ngobrol topik bebas bersamanya, dari pagi sampai siang sibuk menjalankan tugas utama, rapat koordinasi dari Kantor Gubernur-Kantor Inspektorat-Dinas Sosial-Biro Hukum dan kembali lagi ke Inspektorat. Itupun belum selesai dan harus dilanjutkan besok hari lagi.

Sulut, sulit disulut.
Itulah salah satu nilai dan slogan yang ada di masyarakat Manado. Walaupun ada perbedaan agama, tapi kondisinya tetap aman nyaman. Isu-isu agama yang diangkat dalam beberapa kasus tidak sampai muncul menjadi pertikaian ataupun kerusuhan. Makanya mereka bangga dengan hal itu. Meskipun diapit juga oleh dua daerah kerusuhan seperti Poso dan Ambon tapi kondisi Manado selalu kondusif.

Hal tersebut yang kemudian membuat investor percaya untuk menanamkan modalnya di sini. Jadilah investor baru banyak yang masuk, ekonomi bergairah, sektor industry dan properti tumbuh dan pertumbuhan ekonominya menjadi salah satu yang terbaik se-Indonesia. Bedanya dengan daerah lain, kalau di sini uang benar-benar dipegang oleh masyarakat sendiri. Walaupun ada efek yang sangat dirasakan, yaitu tanah-tanah kemudian menjadi mahal.

Nilai lainnya adalah budaya keterbukaan, to the point, tanpa basa-basi, tapi tetap disampaikan dengan elegan.

Masyarakatnya juga dikenal tidak mudah menyerah, mau bekerja dan berusaha di sektor apapun. Tidak dikenal istilah si peminta-minta di daerah ini, di seluruh penjuru kotapun tidak akan bisa menemukan orang yang meminta-minta.

Terkait dengan ihwal waris, masyarakat Manado sangat adil dalam pembagiannya. Semisal, orang tua dengan dua anak mempunyai tanah waris seluas 1000 m², maka masing-masing anaknya akan menerima 500 m². Jika mereka punya anak lagi, maka tanah itu juga harus dibagi rata kepada semua anaknya. Bahkan ada cerita seorang anak mendapat tanah waris hanya 12 m² saja dalam pembagian waris. Salah satu tradisi negative yang masih ada sampai sekarang.

Ada juga hal negatif lain yang sering terjadi karena diakibatkan hobi masyarakatnya menkonsumsi arak lokal Cap Tikus, yaitu kriminalitas seperti perkelahian. Kepolisian Daerah pernah melakukan pelarangan pembuatan arak ini, namun justru mendapat tantangan dari para petani pembuat arak ini. Mereka beralasan bahwa mereka tidak merugikan orang lain, mereka mencari sumber kehidupan dengan bekerja halal, kenapa usahanya dihentikan. Kalau mau menangkap ya tangkap pelaku tindak kriminal tersebut. Akhirnya sampai saat ini masih terus ada Cap Tikus ini.

Tindak kriminal lain juga terkait dengan Cap Tikus ini, yaitu penyelundupan ke luar daerah, seperti Papua. Dengan harga yang menjulang tinggi di Papua, penjual Cap Tikus bisa mengantongi uang Rp.10 juta setiap dua minggu. Maka muncullah berbagai modus penyelundupan, seperti disimpan dalam puluhan termos, lewat pelabuhan gelap dan lain-lain.

Ku kemudian  menanyakan kenapa Pak Edwin Kindangen juga menceritakan hal yang negatif seperti ini.
“Biar tahu gambaran masyarakat sini seutuhnya. Beginilah Manado. Baru pertama berkunjung ke sinikan?” jawab orang kedua di Inspektorat Provinsi Sulawesi Utara ini.

Itulah sedikit cerita dari Manado, pagi dan sore hari (selama 3 hari 2 malam) sudah cukup mengenal walaupun belum semuanya, aku dan tim harus balik ke Jakarta. Bagi yang belum berkunjung silahkan berkunjung, dijamin pasti ingin kembali kesini. Dan jangan lupa untuk membawa buah tangan, minimal ikan Cakalang, Roa atau Nike gorengnya :)
Kalau untuk saya, selain oleh-oleh di atas juga ada oleh-oleh khusus untuk istri tercinta setiap kali ku berkunjung ke pantai. Ini...


Gambar2 pribadi

12 komentar:

hmm memang punya talenta nulis mas...tumbuh kembangkan dngan nambah knowhownya.

tulis buku yg diprediksi akan diminati banyak orang...nah mas Hangga akan meraih kebebasan finansial nantinya...tapi ingat banyak penulis yg ironis karena terganggu kesehatannya diusia muda...jaga asupan, banyak minum air putih, jangan 'nurutin' trus nulis saat badan menuntut istiraha....dan 'olahraga', makluk satu ini sekejappun g boleh lupa...mesti rutin dilakukan.

coba tulis "menyikapi mertua yg sangat penyayang"...hehehe rumah, mobil ditangan dari royalty d....insya Allah good luck..sehat terus n be always happy...

 

Ini pas sekalian kunjungan dinas apa jalan-jalan pribadi?

Yang gambar pelanginya keren tuh. Bisa aja dapet moment-nya :)

 

@heriyanto notoseputro Hahaha corat coret aja Pa :)
Sepertinya enak memang Pa jadi penulis, tapi mungkin nanti-nanti mewujudkannya hehe..

Kalau judul itu pasti laku Pa, atau bisa juga menjadi suami teladan hahaha

Makasih Pa :)

 

Hai Mbak @devieriana

Itu pas kunjungan dinas, memanfaatkan waktu pagi dan sore hari sambil jalan-jalan hehe

Iya tuh, dari atas bertebaran pelangi-pelangi ituh, jarang banget deh nemu momen langit penuh pelangi gitu :)

 

ahahaha menuli di pasiiir iiiihihihi asek :)
waow, oke noted.

Tuhan, pastikan sayah 2013 snorkling di Bunaken, Manado ya. Kalau Engakau bertanya kenapa ak meminta kesana, Kau tanya langsung pada abangku satu ini ya Tuhan :)#asal jeplak episode 1

Heiii bebiii di perut kakak perempuanku, liat lihat ayahmu merajuk bundamu ahahah :D

 

@ratih r. surachman hahaha, menulis di pasir dah jadi kewajiban kalo sedang ada di pantai hihi

Amin, pasti bisa kesana, masak Eropa aja udah manado gak bisa wkwkwk :P

Itu tanda sayang, bukan merajuk hihi

 

salam kenal hangga
aku suka banget puisi mu buat dee yang di atas
:)

 

Salam kenal Mbak @julie Terima kasih ya, dah berkunjung juga :)
Sayang telat tau kuismu hehe

 

Bagus banget foto pelanginya! *thumbs up*

Manado kota kecil yang atmosfernya hangat, bikin betah. Plus, kekayaan kulinernya bikin pengen balik lagi ke sana (hassle)

 

@mya, itu foto hasil beberapa percobaan ngambil hehe.

Yup, setuju banget dah :D

 

endingnya bagus bgt...si bro makin jago nulis ni.slm bwt sekar

 

Hehehe makasih @andyseno. Yang penting terus nulis aja niy, gak mikir bagus jeleknya hehe. Insyallah tak sampein. Salam juga yah ke istri dan anak :)

 

Posting Komentar

Emoticon yang dapat digunakan [Tampilkan] [Sembunyikan]



:-))
:-)
:-D
(lol)
:-p
(woot)
;-)
:-o
X-(
:-(
:'-(
:-&
(K)
(angry)
(annoyed)
(wave) | (bye)
B
(cozy)
(sick)
(:
(goodluck)
(griltongue)
(mmm)
(hungry)
(music)
(tears)
(tongue)
(unsure)
(highfive)
(dance)
(blush)
(bigeyes)
(funkydance)
(idiot)
(lonely)
(scenic)
(hassle)
(panic)
(okok)
(yahoo)
(cry)
(doh)
(brokenheart)
(drinking)
(girlkiss)
(rofl)
(money)
(rock)
(nottalking)
(party)
(sleeping)
(thinking)
(bringit)
(worship)
(applause)
8
(gym)
(heart)
(devil)
(lmao)
(banana_cool)
(banana_rock)
(evilgrin)
(headspin)
(heart_beat)
(ninja)
(haha)
(evilsmirk)
(eyeroll)
(muhaha)
(taser) | (rammi)
(banana_ninja)
(beer)
(coffee)
(fish_hit)
(muscle)
(smileydance)
(fireworks)
(goal)
(bzzz)
(dance_bzz)
(Русский)
(code)
(morning)

Cara menggunakan: ketikkan emoticon yang diinginkan. Untuk yang ada pemisah berupa "|" maka itu adalah alternatif. Seperti (wave) | (bye) maka bisa (wave) bisa (bye)