-- Sebait kata untukmu, Dee --
Aku menyesal terlambat lahir karena semua hal pernah dilakukan orang-orang, tapi satu yang tak pernah kusesali adalah pilihan hidupku untuk mencintaimu _________________________________________ -- Hgg --

..Untitled (20 Desember 2005)

 23 Desember 2007


Hari yang cerah.
Semua lagi lagi tentang kehidupan.
Hidup ini singkat, penuh dengan ambisi dan keinginan, tetapi apapun yang terjadi harus dihadapi, semua masih berproses dan harus terus berproses..

Sering aku berangan ingin menjadi diriku, diriku 'sendiri', dengan kedua kakiku.  Memang indah bila kita berjalan dalam hidup ini dengan '4 kaki', bisa saling berbagi, saling menopang, saling mendukung dan kerja sama, tapi apakah itu menjadi sangat berarti bila kita memang harus berproses dengan kaki sendiri?..

Waktu, kesempatan, hanya mengijinkanku berjalan sendirian, mungkin untuk saat ini saja. Harapanku. Aku akan mengikuti langkah kakiku sendiri, aku akan mengikuti alur hidupku sendiri, sampai waktu itu tiba, sekali lagi harapanku..

Biarlah kesedihanku hanya untukku, biarlah hariku hanya untuk hariku sendiri. Aku ingin berbagi, tetapi sekedar secuil kebahagiaan, itupun mungkin nanti..

Aku ingin membuat jalan untukku sendiri, tempatku melangkah, berjalan, belajar, mencapai tujuan-tujuanku. Sekali lagi, aku harus fokus pada tujuanku. Harus Fokus..

Hari ini, Minggu, 23 Desember 2007, dua tahun lebih tiga hari momen terindah yang pernah ada di hatiku, kumulai melangkah lagi, hanya selangkah. Aku ingin melakukan banyak hal lagi, dengan kakiku sendiri, merenung, pergi ketempat yang kusuka, makan, menulis, membaca, membaca dan membaca, mencoba menghilangkan prasangka, melihat dan mengamati semua aktivitas orang/manusia yang bisa ku lihat,, uhh  ternyata sangat indah,, uhh indah (sekali lagi). Aku bersyukur masih diberikan kesempatan menikmati semua ini. Alhamdulillah..

Ada pepatah dan nasehat dari seorang bijak, "Akan sangat indah bila kita menjadi pohon yang akar dan daunnya menyatu dengan sumber kehidupan sehingga tidak akan mengalami datangnya panas terik, daunnya selalu hijau, segar dan tak berhenti menghasilkan buah". Mungkin begitulah pohonku untuk saat ini, dua kaki..

Epilog:
Ehmm sungguh hari yang cerah untuk membaca teman! Hari ini baru bisa merampungkan novel pertama Andrea Hirata. Terbalik!! kenapa karena novel kedua tetralogi ini sudah kurampungkan beberapa bulan lalu, dasar Sang Pemimpi.
Aku teringat masa kecilku, sungguh aku menjadi orang yang beruntung dan bersyukur atas semua anugerah yang kuterima sampai saat ini. Sedikit yang ku sadari, ternyata selama dua tahun ini aku berjalan dengan ‘empat kaki’ karena ada seorang yang sangat spesial yang selalu menghiasi hari-hariku, selalu di hatiku jauh ataupun dekat dengannya..

Ehmm, 20 Desember 2005, tak terasa sudah dua tahun yang lalu, selamat hari jadi untuk kita sayang..



Catatan 29 Maret 2010:

Hari itu kita masih dipisahkan oleh jarak dan waktu. Aku sudah di kotamu menunggu pekerjaan pertamaku, pekerjaanku sekarang, Vici!!!! sementara engkau masih di kota kenangan kita, Jogjakarta, menyelesaikan studi dan co-as mu. Keyakinan kita saat itu hanya satu, bahwa hanya waktu yang bisa menjawab semuanya. Hari ini, aku hanya bisa tersenyum mengingat masa-masa itu, insyallah 2 minggu 6 hari lagi waktu menjawab keyakinan kita dulu, kita diikat dalam sebuah janji suci. Tiada kata yang bisa kuungkapkan menggambarkan ini semua, yang aku tau aku hanya cinta kamu, selalu..


(sebuah tulisan blog fs tertanggal 23 Desember 2007)

Your love is the best thing that ever happnened to me

Aku menyesal terlambat lahir, karena semua hal pernah dilakukan oleh orang lain, tapi satu hal yang tak akan pernah kusesali adalah pilihan hidupku untuk hanya mencintai dirimu, hanya dirimu seorang.
Betapa beruntungnya memiliki kamu, setiap waktu hanya untukmu. The only thing that looks good on me is You. Chantique, biarkan dunia tertawa melihat cerita cinta kita berdua.

Bisa membuatmu tertawa, membahagiakanmu, memandang wajah cantikmu, menyayangimu, mencintai dan dicintai kamu adalah anugerah terindah bagiku. Terima kasih buat kesabaran, kepercayaan, perhatian dan kasih sayang dan cintamu, caramu membuatku menangis sangat indah, dan caramu membuatku tertawa sangat hebat.

Betapa penting arti hadirmu dan betapa berartinya dirimu, kan ku jaga kesucian hati ini hanya untukmu. Di lubuk hatiku yang paling dalam, setiap waktu hanya terukir namamu, hanya dirimu. Ku tak akan berhenti beri cinta dan rinduku hanya untukmu.
Kan selalu lekat teringat saat kau sapa aku dalam hening, lembut terngiang saat kau bisikkan kata cinta untukku.
Selamat ulang tahun sayang, kupersembahkan sebuah puisi ini untukmu:

SATU HATI HANYA UNTUKMU
Waktukan setia menunggu…
Rinduku yang selalu mengganggu…
Mulutpun takkan pernah membisu…
Jujur hati tuk berucap…
Saat dikau setia menanti...
Hanya tiga kata…dari lubuk yang terdalam...
...aku cinta kamu...

Sejak engkau mengisi kehampaan hati…
Selalu kau buatku tergetar…
Kata syahdu dan indah mengalun…
Membawa kedamaian…dan pembuktian

...bahwa cinta akan selalu ada diantara kita...

(sebuah tulisan blog fs tertanggal 21 Maret 2006)

Aku bahagia

Hari ini aku merasa menjadi manusia yang sangat bahagia, aku tersenyum, tertawa, tak terasa mataku berkaca-kaca. Berkaca-kaca bukan karena tidak sahur ya, tapi karena pikiranku dibuat menerawang jauh kebelakang oleh kumpulan tulisanku sendiri. Yah kumpulan tulisan di sebuah blog fs-ku, berisi tulisan-tulisan curahan hatiku tahun 2005-2006 lalu. Jiwaku bergejolak mengingat kembali masa-masa itu, sebuah masa pencarian jati diri, dalam hidup, dalam cinta..

Semua tentang kehidupan, siang dan malam, cinta dan cinta.. hahaha sejak saat itu hatiku luluh oleh sebuah cinta, sejak saat itu aku menjadi seorang pencinta, bahagia seperti seorang anak kecil saat sedang bermain, dengan senyum-senyum tanpa dosa mereka. Terima kasih Tuhan..

Akan ku share beberapa cerita tersebut di blog ini :)
Jakarta, Senin-29 Maret 2010

Rahasia ilmu memancing Pak Harto


Dalam otobiografinya yang berjudul Soeharto: Pikiran, Ucapan dan Tindakan Saya, Pak Harto mengakui mempelajari ilmu kebatinan, guna mendekatkan diri pada Tuhan. Ilmu kebatinan menurutnya bukan klenik. Lalu apa pendapatnya tentang klenik? Pak Harto menjelaskan perbedaannya.
Ilmu klenik adalah ilmu kanuragan, ilmu untuk mencari kesempurnaan hidup, tetapi batinnya bukan didekatkan kepada Tuhan, melainkan hanya untuk kandel tipising kulit. Fisik saja. Jadi, kebal senjata. Kemudian sedikit mempunyai kekuatan lebih daripada yang lain. Dan itu memang bisa diperoleh dengan ilmu klenik. Ini juga ilmu. Tetapi hanya untuk kekuatan badan, bukan untuk kekuatan batin.

Lalu apa hubungannya ilmu kebatinan itu dengan judul di atas, jawabnya tidak ada :D. Saya hanya mencari-cari bahan saja menghubungkan Pak Harto dengan ilmu, kok ya ketemunya malah ilmu kebatinan itu hehehe, maafkan saya Pak.

Yang mau saya tulis adalah oleh-oleh cerita dari Padang kemarin. (Yang ini baru mulai ada hubungannya dengan judul di atas). Yah sedikit nostalgia ke masa Orde Baru dulu. Cerita ini diceritakan kembali oleh orang nomor satu di Kota Padang, cerita lama tapi sayang kalo tidak dibagi-bagi lagi :)
Semua orang tahu bahwa Pak Harto punya hobby mancing. Semua orang juga tahu bahwa Soeharto kalau pergi memancing, kalau mancing selalu mendapatkan ikan berukuran besar. Bahkan rombongannya (beberapa menteri) yang ikut memancing jarang yang mendapatkan ikan, apalagi yang ukurannya besar seperti punya Pak Harto. Teriakan pertama selalu dari Pak Harto karena selalu mendapatkan ikan duluan, besar-besar lagi, kadang lebih dari satu ikan. Hebat bukan??
Semuanya pada kagum dan bertanya apa rahasianya, tentu sambil memuji-muji kehebatan Pak Harto. Pertanyaan2 tersebut dijawab, “Kamu selama ini belum tahu toh. Ah itu kan gampang saja. Ini lho” sambil menunjukkan plastik kecil bertuliskan: “Mau pilih makan kail, ikut P-4 atau ikut pembekalan?” hahahaha, bener itu rahasianya?
Ah itu hanya guyonan saja, bukan itu jawabannya, yang saya ketahui justru ada desas-desus bahwa sehari sebelum Pak Harto mancing biasanya diterjunkan satuan dari Korps Marinir atas perintah Komandan Paspampres. Mereka tanpa sepengetahuan Pak Harto mendapat tugas untuk memasang ikan berukuran besar pada mata pancing milik Soeharto. Tujuannya apa lagi kalau bukan untuk menyenangkan Soeharto.

“Ehhhhh itu bukan desas-desus lagi Mas, itu beneran, itu jawabannya hahaha” begitu kata orang nomor satu di Kota Padang, yang waktu itu memang menjadi anggota Pasukan Katak Korps Marinir :D

*semoga Pak Harto tenang di alamnya sana begitu mengetahui kebenaran ini, "Aminnnnnnnnnnnnn" tidak mau kalah dengan cengkok Si Arai dalam tetralogi Mas Andrea..

Quote for 15-03-2010

"By all means marry; if you get a good wife, you’ll become happy; if you get a bad one, you’ll become a philosopher."
Socrates
— Socrates

Renungan Ulang Tahun

Tanggal 12 Maret 2010, tepat hari ulang tahunku, bertambah lagi umur memasuki hitungan usia yang baru. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tidak ada perayaan khusus karena saya selalu menganggapnya sebagai hal yang biasa saja. Merayakan ulang tahun bukanlah hal yang biasa saya lakukan, bahkan di lingkup keluarga sekalipun. Sejak kecil saya tidak dibiasakan menerima hadiah atau reward. Apalagi bertambah umur bukan sebuah prestasi, kita diam saja tanpa melakukan hal produktif sekalipun umur kita tetap akan bertambah. Bahkan untuk suatu prestasi di luar ulang tahun sekalipun saya tidak dibiasakan menerima hadiah atau reward. 

Untuk beberapa tahun terakhir paling saya hanya ditodong oleh teman-teman untuk memberi traktiran. Tidak ada tanda untuk hari spesial ini selain ucapan selamat. Saya sangat menghargainya karena merupakan bentuk perhatian khusus yang mereka berikan kepada saya secara pribadi.
Saya mendapatkan hadiah jersey Inter, bertuliskan nama saya tapi kemudian diikuti dengan kekalahan Inter di Serie A hahaha,  sudah saya katakan saya bener-bener tidak berjodoh dengan hadiah, :D. Saya dididik untuk berusaha mendapatkannya sendiri bila menginginkan sesuatu.

Malam hari sebelumnya saya merenung, bener-bener larut dalam sebuah renungan yang rasanya tidak bertepi. Kilas balik tentang kehidupan saya selama ini, juga menerawang ke depan. Saya hanya merasa berbeda di usia saat ini, tidak tahu apa sebabnya. Saya hanya merasa memasuki usia yang bener-bener serius, usia yang tidak bisa dibilang main-main lagi. Saya melihat daisypath yang menunjukkan tulisan: 1 month and 6 days until wedding day, mungkin itu sebabnya saya merasa berbeda.

Disatu sisi saya merasa bahagia, sangat bahagia karena diumur ini insyallah Allah sebentar lagi akan mengabulkan doa saya untuk memberikan seorang teman hidup terbaik untuk berbagi kesenangan, berbagi semua dalam hidup. Thank Allah, terlalu panjang doaku untuk berterima kasih pada-Mu tentang semua ini. Saya merasa menjadi orang yang sangat berbahagia, dengan adanya Sekar Datu Rinenggo yang akan selalu di sisiku.
Disatu sisi lain, apakah saya sudah pantas dan siap memasuki masa baru tersebut, menjadi orang yang lebih baik untuk Allah, kedua orang tua, untuk orang-orang yang saya sayangi dan cintai, dan juga untuk lingkungan sosialku. Saya sadar masih memiliki banyak kekurangan untuk semuanya. Saya hanya bisa berdoa semoga menjadi orang yang lebih baik untuk semuanya.

Saya sadar akan memiliki tanggung jawab baru yang nanti harus dipertanggungjawabkan kepada Allah. Sekali lagi saya hanya bisa berusaha dan berdoa agar menjadi orang orang yang lebih baik.

Ya Allah, saya berharap dengan sisa umur hamba-Mu ini, Engkau akan selalu melindungi dan membimbing tetap berada di jalan yang lurus, semakin bertambah keimanan dan ketakwaan serta tetap selalu mendapatkan taufik dan hidayah-Mu. Karuniakanlah kepada hamba-Mu ini kesudahan yang baik yang khusnul chotimah. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Pengabul doa. Amin.

Nb:  Doaku untuk semua temen yang sudah memberikan perhatian, terima kasih banyak atas doanya, doa yang sama dariku untuk kalian temenku, saudaraku, kakakku yang baik :)

Wahai Dzat yang sempurna nikmatnya, Engkau tahu beliau-beliau ini orang yang baik hati, penuh cinta kasih, muliakanlah mereka, yang telah memberikan, berbagi doa dan kebaikan.

Sebuah pengabdian Panitia Pengadaan Barang Jasa


Keputusan Presiden RI Nomor 80 tahun 2003. Bagi Panitia Pengadaan Barang Jasa, Keppres tersebut adalah buku dan kamus wajib dalam menjalankan pengadaan barang jasa, sesuatu hal yang sangat sakti dan ditakuti dibandingkan peraturan yang lain, setidaknya itu menurut saya. Kenapa? Karena tidak sedikit orang yang masuk bui dikarenakan pelanggaran peraturan ini, baik penyedia maupun pengguna.
Itulah mengapa saya mengambil judul “sebuah pengabdian”, selain karena syarat2 teknis pengadaan harus benar2 dikuasai sampai detil terkecil sekalipun kalau tidak mau dianggap salah, juga karena tidak sebandingnya kinerja yang dilakukan dengan penghargaan (sebut saja honor) yang diterima. Dengan ketentuan waktu pengadaan yang diatur semakin pendek, juga memaksa penitia untuk bekerja siang malam, padahal bagi panitia yang notabene adalah juga PNS masih mempunyai pekerjaan rutin yang juga harus diselesaikan. Belum lagi jumlah pemegang sertifikat pengadaan yang belum terlalu banyak, sehingga sering keluar anekdot L4 (lu lagi lu lagi). Nanti saya jelaskan sedikit tentang L L-an tersebut.
Syarat mutlak untuk menjadi panitia harus memiliki sertifikat khusus yang dikeluarkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP), tentunya dengan ujian tertulis (kata kebanyakan orang sangat susah). Saya juga heran kenapa semua masih tertarik untuk memiliki sertifikat ini padahal sudah tahu kinerjanya yang seperti itu, apalagi peminat dari Pemerintah Daerah. Apa mereka (daerah) memiliki honor yang berbeda dengan yang di sini (Pusat), belum sempat kutanyakan kepada mereka :)

Ujian diadakan oleh LKPP, dan tingkatan sertifikat seperti tabel dibawah ini:





Tingkatan Sertifikat
Masa Berlaku
Syarat Nilai
Cara Perpanjangan
L 2
 2 Tahun
55 % - 65 %
141 - 168
Ujian kembali
L 4
 4 Tahun
> 65 % - 85 %
169 - 219
Tanpa ujian
L 5
 5 Tahun
> 85 % - 100 %
220 - 255
Tanpa ujian
Dari sepengetahuanku dari melihat hasil pengumuman di LKPP belum pernah menemukan orang yang mendapatkan sertifikat L5, mungkin karena soalnya susah.
Dari beberapa berita tentang pengadaan yang saya baca di koran,  banyak panitia yang terlibat tindak pidana KKN, bayangkan saja jika panitia menangani pengadaan dengan nilai M M-an, pasti banyak yang akan tergiur melakukan kong kalikong dengan penyedia barang yang sedang mendaftar. Karena itulah bayak sekali yang terjeblos ke bui. Pengadaan barang jasa sangat identik dengan tindak pidana korupsi, diakibatkan pengadaan barang sarat dengan persekongkolan atau kolusi dan nepotisme yang berakibat terjadi pembengkakan biaya yang signifikan bagi negara.
Simbiosis mutualisme ini tak berhenti sampai pada proses lelang. Setelah proyek selesai, rekanan tersebut memberikan uang terima kasih kepada pejabat maupun pegawai yang dinilai berjasa. Nilainya tak tanggung-tanggung, bahkan dalam bentuk persentase dari total nilai proyek. Panitia pengadaan dan pimpro tidak lupa memberikan setoran kepada sang atasan, dengan dalih tentu saja untuk belanja organisasi.
Sebagai gambaran, APBN Indonesia sekitar 45% dananya adalah untuk pengadaan barang jasa. Bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara rutin melakukan seminar nasional dengan tema pengadaan ini, karena mayoritas kasus yang ditangani KPK merupakan tindak pidana korupsi yang berhubungan dengan pengadaan barang jasa pemerintah. Ehmmm.
Lebih dari 20 tahun yang lalu, Begawan Ekonomi Indonesia, Profesor Soemitro Djojohadikusumo, sudah mensinyalir 30-50 persen kebocoran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara akibat praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme yang berkaitan dengan kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Namun, apa yang terjadi saat ini, Indonesia masih belum beranjak. Pengadaan barang jasa pemerintah masih menjadi mainan yang menguntungkan, entah bagi pejabat atau pegawai pemerintah, pengusaha yang menjadi rekanan, maupun calo. Calo dalam proyek pemerintah adalah mereka yang memiliki jabatan penting atau setidaknya orang-orang dekat para pejabat itu.
Upaya membuat pengadaan barang jasa biar lebih transparanpun sudah dan sering dilakukan. Kamus besar pengadaan barang jasa sudah direvisi berkali-kali, sudah delapan kali tepatnya, pada bulan Februari kemarin. Ada 30 butir perbedaan dalam perubahan atau revisi Keppres ini yang tertuang dalam 4 pokok bahasan:
Yang pertama, pengadaan yang akan diatur tidak hanya yang bersumber dari APBN dan APBD saja, tetapi juga yang berasal dari hibah maupun pinjaman luar negeri. Selain itu, tata cara pengadaan yang merupakan penjabaran lebih lanjut dari Perpres akan diuraikan dalam dua set dokumen pendukung, untuk memudahkan pengguna maupun penyedia. Dokumen pendukung ini akan ditetapkan dalam bentuk Keputusan Kepala LKPP, sehingga mudah disesuaikan apabila diperlukan perubahan administrasi maupun teknis operasional, dengan tetap berpedoman pada substansi pengaturan di dalam Perpres.
Yang kedua, menyangkut perubahan organisasi pengadaan. Selama ini tugas dan tanggung jawab PPK atau Pejabat Pembuat Komitmen selama ini dianggap terlalu berat, mulai dari tahap perencanaan pengadaan, penetapan hasil pelelangan, dan harus bertanggung jawab dari segi administrasi, fisik, keuangan, dan fungsional atas pengadaan yang dilaksanakannya. Dalam perubahan Perpres yang baru, tugas dan tanggung jawab pengadaan akan didistribusikan kepada tiga pihak utama sesuai dengan kewenangannya, yaitu: Pengguna Anggaran atau Kuasa Pengguna Anggaran (PA/KPA) sebagai penanggung jawab utama; PPK sebagai pejabat struktural yang diberi kuasa oleh PA/KPA untuk melaksanakan pengadaan; dan Panitia/atau Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang diberi kuasa oleh PA/KPA untuk melaksanakan pelelangan atau seleksi termasuk mengesahkan/menetapkan hasil pelelangannya.
Yang ketiga, menyangkut perbedaan atau penambahan aturan. Perubahan dimaksud pada prinsipnya diarahkan untuk mempercepat proses pengadaan, mendelegasikan kewenangan ke Pengguna Anggaran, mengurangi barrier to entry, dan menciptakan persaingan usaha yang sehat. Beberapa contoh yang bisa disebut antara lain: besaran nilai untuk penunjukan langsung berubah dari 50 juta rupiah menjadi 100 juta rupiah; penghapusan jaminan penawaran; jaminan pelaksanaan harus dari bank umum; total harga perkiraan sendiri (HPS) harus diumumkan secara terbuka; wajib melaksanakan E-Procurement mulai tahun 2011; mengurangi preferensi harga; pengaturan khusus untuk alutsista TNI dan almatsus Polri; pengaturan khusus untuk pengadaan di luar negeri; dan lain sebagainya.
Yang keempat, menyangkut klarifikasi terhadap ketentuan-ketentuan yang selama ini sering ditafsirkan terlalu luas atau bahkan membingungkan. Antara lain, tentang besaran uang muka; keadaan kahar (force majeur); sanggah dan sanggah banding; klausul penyesuaian harga (price adjustment) yang sering dianggap sebagai ketentuan tentang eskalasi; dan lain sebagainya.
 
Saya sengaja menulis ini untuk berbagi informasi karena saya telah menjadi salah satu orang yang ditakdirkan harus mengabdi dan selalu siap menjadi seorang panitia pengadaan. Beberapa kali sudah menerima Surat Keputusan dari KPA untuk menjadi panitia pengadaan. Bermula dari mengikuti ujian sertifikasi, mambaca pengumuman ujian di situs LKPP dan menerima sertifikat ahli pengadaan barang jasa pemerintah. 
Jadi kena lu lagi lu lagi (L4) niy :) 

Semoga bermanfaat...


Update Oktober 2010:

Per tanggal 6 Agustus 2010 Presiden sudah meneken Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang Jasa Pemerintah. Silahkan ke post kedua di sini.