23 Desember 2007
Hari yang cerah.
Semua lagi lagi tentang kehidupan.
Hidup ini singkat, penuh dengan ambisi dan keinginan, tetapi apapun yang terjadi harus dihadapi, semua masih berproses dan harus terus berproses..
Sering aku berangan ingin menjadi diriku, diriku 'sendiri', dengan kedua kakiku. Memang indah bila kita berjalan dalam hidup ini dengan '4 kaki', bisa saling berbagi, saling menopang, saling mendukung dan kerja sama, tapi apakah itu menjadi sangat berarti bila kita memang harus berproses dengan kaki sendiri?..
Waktu, kesempatan, hanya mengijinkanku berjalan sendirian, mungkin untuk saat ini saja. Harapanku. Aku akan mengikuti langkah kakiku sendiri, aku akan mengikuti alur hidupku sendiri, sampai waktu itu tiba, sekali lagi harapanku..
Biarlah kesedihanku hanya untukku, biarlah hariku hanya untuk hariku sendiri. Aku ingin berbagi, tetapi sekedar secuil kebahagiaan, itupun mungkin nanti..
Aku ingin membuat jalan untukku sendiri, tempatku melangkah, berjalan, belajar, mencapai tujuan-tujuanku. Sekali lagi, aku harus fokus pada tujuanku. Harus Fokus..
Hari ini, Minggu, 23 Desember 2007, dua tahun lebih tiga hari momen terindah yang pernah ada di hatiku, kumulai melangkah lagi, hanya selangkah. Aku ingin melakukan banyak hal lagi, dengan kakiku sendiri, merenung, pergi ketempat yang kusuka, makan, menulis, membaca, membaca dan membaca, mencoba menghilangkan prasangka, melihat dan mengamati semua aktivitas orang/manusia yang bisa ku lihat,, uhh ternyata sangat indah,, uhh indah (sekali lagi). Aku bersyukur masih diberikan kesempatan menikmati semua ini. Alhamdulillah..
Ada pepatah dan nasehat dari seorang bijak, "Akan sangat indah bila kita menjadi pohon yang akar dan daunnya menyatu dengan sumber kehidupan sehingga tidak akan mengalami datangnya panas terik, daunnya selalu hijau, segar dan tak berhenti menghasilkan buah". Mungkin begitulah pohonku untuk saat ini, dua kaki..
Epilog:
Ehmm sungguh hari yang cerah untuk membaca teman! Hari ini baru bisa merampungkan novel pertama Andrea Hirata. Terbalik!! kenapa karena novel kedua tetralogi ini sudah kurampungkan beberapa bulan lalu, dasar Sang Pemimpi.
Aku teringat masa kecilku, sungguh aku menjadi orang yang beruntung dan bersyukur atas semua anugerah yang kuterima sampai saat ini. Sedikit yang ku sadari, ternyata selama dua tahun ini aku berjalan dengan ‘empat kaki’ karena ada seorang yang sangat spesial yang selalu menghiasi hari-hariku, selalu di hatiku jauh ataupun dekat dengannya..
Ehmm, 20 Desember 2005, tak terasa sudah dua tahun yang lalu, selamat hari jadi untuk kita sayang..
Ehmm, 20 Desember 2005, tak terasa sudah dua tahun yang lalu, selamat hari jadi untuk kita sayang..
Catatan 29 Maret 2010:
Hari itu kita masih dipisahkan oleh jarak dan waktu. Aku sudah di kotamu menunggu pekerjaan pertamaku, pekerjaanku sekarang, Vici!!!! sementara engkau masih di kota kenangan kita, Jogjakarta, menyelesaikan studi dan co-as mu. Keyakinan kita saat itu hanya satu, bahwa hanya waktu yang bisa menjawab semuanya. Hari ini, aku hanya bisa tersenyum mengingat masa-masa itu, insyallah 2 minggu 6 hari lagi waktu menjawab keyakinan kita dulu, kita diikat dalam sebuah janji suci. Tiada kata yang bisa kuungkapkan menggambarkan ini semua, yang aku tau aku hanya cinta kamu, selalu..
(sebuah tulisan blog fs tertanggal 23 Desember 2007)
























