-- Sebait kata untukmu, Dee --
Aku menyesal terlambat lahir karena semua hal pernah dilakukan orang-orang, tapi satu yang tak pernah kusesali adalah pilihan hidupku untuk mencintaimu _________________________________________ -- Hgg --

Tingkatkan suksesmu dengan L-Factor #EQforNation Bagian 2

Bahasan L-Factor ini merupakan tulisan kedua hasil seminar EQforNation yang diselenggarakan oleh Deputi Seswapres Bidang Politik (Dewi Fortuna Anwar) tanggal 31 Mei 2011, dengan tema "Pentingnya Kecerdasan Emosi dalam Membangun Komunikasi yang Baik dan Efektif", dengan pembicara Anthony Dio Martin. 

EQ for Nation adalah suatu program seminar gratis yang dicanangkan oleh Anthony Dio Martin kepada para guru, pelayan masyarakat dan mereka-mereka yang tidak banyak berkesempatan mendapatkan pembelajaran, guna meningkatkan kecerdasan emosional.

Saya akan mencoba merangkum bahasan sesuai judul tersebut dengan sedikit perubahan, semoga bisa diambil manfaatnya.

Apa itu L-Factor? Istilah itu adalah itu kependekan dari Likeability Factor. Gambaran sederhananya, orang dengan L-Factor tinggi adalah orang yang selalu menunjukkan kepada orang di sekitarnya, Apa yang bisa saya bantu? Apa yang bisa saya lakukan untuk membuat hidup Anda lebih baik?”. Sebuah faktor yang membuat orang merasa nyaman dan merasa senang berhubungan dengan kita.
 
Bagaimana cara menaikkan L-Factor ini? Cukup tingkatkan keramahan, koneksi, kepekaan, dan ketulusan dalam menghadapi siapa pun yang ada di sekeliling kita :)

Keramahan
Keramahan ini mencakup kemudahan kita untuk tersenyum dan juga berbicara tentang seberapa besarnya minat kita kepada orang lain. Orang yang ramah menyetel radarnya keluar, bukan ke dalam.
Sebuah contoh sederhana bisa digambarkan dari nasehat lama berikut: "Jangan pernah membuka toko jika tidak pernah tersenyum". Yah pelanggan adalah raja. Toko hanya sebagai sebuah ibarat, untuk era sekarang mungkin bisa diperluas lingkupnya.


Koneksi
Orang dengan L-Factor yang tinggi bisa bicara dan nyambung dengan apa yang orang lain katakan. Sebagai contoh, geisha di Jepang, harus belajar mati-matian dan melewati berbagai tradisi khusus untuk memahami soal koneksi ini agar nyambung dengan tamunya, dari mulai berbicara, table manner, penyajian teh, menyanyi, update semua informasi, dll. Dalam tradisi Jepang, geisha tidak semata-mata berkonotasi negatif, walaupun memang ditasbihkan sebagai strata penghibur. Masak kita kalah dengan geisha ;)


Kepekaan
Yah empati!. Di sinilah kita belajar bagaimana caranya untuk bisa memposisikan diri dalam situasi orang lain, sebagai balasannya otomatis kitapun pun akan disukai.


Ketulusan
Bagaimana kita melakukan sesuatu bukan karena ada apanya, tetapi apa adanya.

Untuk memperdalamnya, Pak Martin menyarankan untuk membaca buku karya Dale Carnegie, How to Win Friends and Influence People. Ada dua intisari dari buku ini yang sangat bagus, yaitu:

-Satu kata yang paling indah di telinga adalah nama! Sebut namanya tiga kali hehehe.
-Jauh lebih gampang membuat orang suka dengan Anda dengan 2 bulan kita menyukainya, daripada memaksa dia selama 2 tahun untuk menyukai Anda.

(bersambung)

0 komentar:

Posting Komentar

Emoticon yang dapat digunakan [Tampilkan] [Sembunyikan]



:-))
:-)
:-D
(lol)
:-p
(woot)
;-)
:-o
X-(
:-(
:'-(
:-&
(K)
(angry)
(annoyed)
(wave) | (bye)
B
(cozy)
(sick)
(:
(goodluck)
(griltongue)
(mmm)
(hungry)
(music)
(tears)
(tongue)
(unsure)
(highfive)
(dance)
(blush)
(bigeyes)
(funkydance)
(idiot)
(lonely)
(scenic)
(hassle)
(panic)
(okok)
(yahoo)
(cry)
(doh)
(brokenheart)
(drinking)
(girlkiss)
(rofl)
(money)
(rock)
(nottalking)
(party)
(sleeping)
(thinking)
(bringit)
(worship)
(applause)
8
(gym)
(heart)
(devil)
(lmao)
(banana_cool)
(banana_rock)
(evilgrin)
(headspin)
(heart_beat)
(ninja)
(haha)
(evilsmirk)
(eyeroll)
(muhaha)
(taser) | (rammi)
(banana_ninja)
(beer)
(coffee)
(fish_hit)
(muscle)
(smileydance)
(fireworks)
(goal)
(bzzz)
(dance_bzz)
(Русский)
(code)
(morning)

Cara menggunakan: ketikkan emoticon yang diinginkan. Untuk yang ada pemisah berupa "|" maka itu adalah alternatif. Seperti (wave) | (bye) maka bisa (wave) bisa (bye)