-- Sebait kata untukmu, Dee --
Aku menyesal terlambat lahir karena semua hal pernah dilakukan orang-orang, tapi satu yang tak pernah kusesali adalah pilihan hidupku untuk mencintaimu _________________________________________ -- Hgg --

The Golden Goodbye

Terkadang. Anda membutuhkan The Golden Goodbye.


Tuhan menciptakan Anda
sebagai jiwa yang dikasihi-Nya.
yang direncanakan tidak untuk dinistai
oleh orang lain atas nama cinta.


Jika dia mencintai Anda,
dia tidak akan mampu menyakiti Anda,
atau merendahkan Anda,
dan tidak akan mengkhianati Anda
dan mengatakan bahwa Anda
adalah sebab dari pengkhianatannya.

Perpisahan dari orang seperti itu
adalah perpisahan emas.

The Golden Goodbye.

Anda berhak untuk berbahagia.

Tegaslah.

- Mario Teguh -

Antara Aku dan Dia

12 Agustus 2011

Berikut akan saya tulis sama persis seperti tweet saya waktu itu:
1. Sore ini saya akan ngetwit ketidakcocokan antara saya dan istri saya. Tidak pernah ada titik temu diantara kami.
2. Sejak menikah 17 April 2010 lalu sampai saat ini tidak ada yang mau mengalah atau berubah pikiran terhadap ketidakcocokan itu.

Eh baru nulis dua nomor itu sudah ada beberapa komentar. Tampaknya ada yang kepancing ketika membaca 2 tweet di atas. Berikut diantaranya:

- Dari Okky: Aaah...inget tulisan lama ini gara2 twitnya   tentang hubungan dua manusia & kata kompromi. Pengin mewek :')
Waduh jadi seriuskan sampai bikin mewek gitu. Hahaha setelah kubalas, kata penulisnya  itu tulisan lebay2an saat zaman jatuh cinta. Hahaha. Tulisan di atas bagus banget, coba buka linknya dan baca deh.

- Dari Ratih:  sindrom bini dokter gigi apa ya, mas? :D
Waduh apa pula ini sindrom bini dokter gigi, baru tau juga aku ada istilah itu hehehe.

Tidak teman, tweet saya tidak seberat itu, ini memang tentang fakta ketidakcocokan saya dengan istri tapi bukan dalam hal yang prinsipil. Tidak percaya? Silahkan baca lanjutannya berikut hehe
3. Pertama, dia tidak pernah mau berubah berpaling dari sikat gigi Pepsodent Fighter, sementara saya OralB Classic Medium.
4. Kedua, dia masih saja pakai pasta gigi Formula Aksi, sementara saya kekeh pada Antiplaque yang oke itu :)
5. Ketiga, dia masih tetep pakai shower gel keluaran Bodyshop, sementara saya masih sabun cair Biore Relaxing Aromatic.
6. Keempat, dia masih tetep pakai shampo Natur, sementara saya tetep pakai Pantene.
7. Kelima, handuknya adalah handuknya, handukku adalah handukku, tidak boleh ada sedikitpun sentuhan ke masing2 handuk :)
8. Tapi semua ketidakcocokan itu bisa sirna hanya dgn 1 cara yang sangat sederhana, mandi bersama *belumbukawoi :D
9. Selanjutnya bisa kompak lagi setelah kami memakai parfum kesukaan masing2, white musk *nah!inibarusama.


Sekian cerita ketidakcocokan kami untuk urusan kamar mandi. Mohon maaf bila tidak berkenan, khususnya poin ke-8 ;)

Sebuah Postcard dari Tokyo

12 Agustus 2011.

Selasa, 9 Agustus 2011, sebuah kartu pos mungil nan cantik mampir ke alamat rumah. Ternyata kartu pos itu datang jauh-jauh dari Tokyo. Pengirimnya sudah sangat familiar, tertulis disitu Aunt Ratih a.k.a Ratih R. Surachman :)

Isinya sangat singkat dan padat, yang pertama menyapa saya dan istri dan mengabarkan kalau di Kyoto sering ada performance musik anak-anak. Kayaknya sih mau pamer yah, karena disini sangat sulit mencari konser musik anak-anak, khususnya klasik. Hahaha, piss Tante.

Yang kedua menyapa putri kecil kami, saya kutip saja yah. "Princess Zoya, Hei! Dunia ini sangat ajaib. Ayo lihat dunia lewat apa saja :) Ayah Ibu Zoya tour guide yang profesional :) Salam, Aunt Ratih"

dari Aunty Ratih
Mohon doanya ya Tante, insyallah si kecil nanti akan mendapatkan kelas khusus piano klasik dari mamanya tercinta, sehingga nanti juga bisa tampil di Kyoto sana. Doakan juga Zoya nanti bisa melihat dunia seperti Tante. Amin amin amin :)

Oh iya, gambar dibelakang postcard sangat indah, Autum view of Kiyomizu-dera Temple. Sayang kemarin belum sempat difoto, tapi kira-kira seperti inilah gambarnya:

dari google
Bagi yang ingin mencari sahabat pena atau bertegur sapa silahkan kirim surat ke alamat Ratih di Tokyo Stay Yotsuya, 2-1 Yotsuya, Shinjuku-Ku, Tokyo, 160.0004. Eh kalau bertegur sapa kayaknya lebih cepet via twitter deh, @rahma_ratih :)

Terima kasih ya Aunty, selamat menikmati keindahan Jepang. Kecup dari Zoya :*
Harajuku Style

Apa yang mudah terucap ketika kita masih hidup, akan terasa susah disaat sakaratul maut

12 Agustus 2011

‎"Apa yang mudah terucap ketika kita masih hidup, akan terasa susah disaat sakaratul maut. Itu bukan sekedar bahasa mulut, tapi bahasa iman yang terlatih setiap hari." 
- PPT5.

Itulah sebuah kutipan dari sinema Ramadhan, Para Pencari Tuhan 5. Saya ingin menceritakannya, tapi berhubung sudah menemukan videonya di Youtube, silahkan ditonton sendiri di bawah ini. Kebetulan juga, khotbah jumat minggu pertama di bulan puasa kemarin juga membahas bahasan ini. Adegan dalam sinema tersebut mengingatkan saya kembali. Tentu semuanya pasti menginginkan kematian yang Husnul Khatimah. Semoga saja kutipan tersebut bisa mengingatkan kita agar selalu menjaga setiap ucapan dan perbuatan kita sebelum kita menghadap Sang Pencipta nantinya.


Ya Allah, kami memohon kepadaMu, jauhkanlah kami dari Suul Khatimah, lindungilah kami darinya. Berikanlah kekuatan kepada kami agar setiap ucapan dan perbuatan kami selalu bersandar kepadaMu, sehingga bisa menghadapMu dalam keadaan yang Husnul Khatimah. Amin Amin Ya Robbal Alamin.