-- Sebait kata untukmu, Dee --
Aku menyesal terlambat lahir karena semua hal pernah dilakukan orang-orang, tapi satu yang tak pernah kusesali adalah pilihan hidupku untuk mencintaimu _________________________________________ -- Hgg --

Teori panjang umur dari Buyutku

Nenek buyutku adalah seorang pedagang. Hanya dia satu-satunya buyut yang sempet kutemui karena alhamdulillah umurnya panjang. Buyut Lasi namanya. Umurnya katanya lebih dari 90 tahun, karena tidak ada surat autentik yang membuktikan kapan tanggal kelahirannya, aku sendiri malah justru mengira umurnya lebih dari 100 tahun. 

Umur setua itu dan badannya bongkok penuh, beliau masih pergi ke pasar untuk berjualan. Pasarnyapun lumayan jauh. Dengan gendongan slendang di punggung, pagi-pagi buta beliau berangkat. Saat sore hari baru pulang, istirahat sebentar terus bersih-bersih/menyapu halaman depan rumah. Tak jarang sepulang dari pasar aku dibawakan kue-kue tradisional. Beliau meninggal karena usia tua, malam hari, padahal sore harinya masih melakukan ritual menyapu halaman. Semoga beliau mendapatkan tempat terindah di sisi Allah, aminn. Luv u Yang Yut.

Ada satu peninggalan yang masih saya ingat sampai saya dewasa. Teori panjang umur. Kira-kira seperti ini teorinya:

"Kalau mau panjang umur jaga badan jangan sampai terlalu gemuk, 
dan yang paling penting adalah jumlah asupan makan harus berbanding terbalik dengan lama tidaknya tidur".

Jika kita banyak makan, konsekuensinya harus mengurangi tidur, begitu juga sebaliknya boleh menambah jam tidur jika makan sedikit.

Orang-orang jaman dulu sudah sering mempraktekkan teori seperti itu. Begitu katanya sambil memberikan banyak bukti, walaupun saya belum menemukan ada pembuktian empiris di era modern ini. Ada yang berminat melakukan penelitian ini? :)

Jadi bagi yang suka tidur dapat teori pembenaran tuh, asal makannya sedikit saja. Sementara bagi yang suka makan juga begitu, kurangi tidur. Malah kata buyutku kalau bisa tidurlah diatas jam 12 malam (mele'an) terus bangun pagi.

Dulu, sewaktu kos saat sekolah dan kuliah, saya sering mempraktekkan teori ini. Memilih yang banyak makan sedikit tidur hehe. Alasannya karena sering begadang sama2 temen2, main game kompi, dll. Jogja juga mendukung karena makanannya murah2 :)

Beda lagi ceritanya kalau pas pulang saat liburan waktu sekolah/kuliah, lebih memilih banyak tidur dan sedikit makan, walhasil sering diomelin sama ibu :)

Lebih berbeda lagi ceritanya sewaktu pulang liburan waktu sudah bekerja, lebih memilih banyak makan sekaligus banyak tidur hahaha. Jangan meniru yang ini :)

Bagaimana dengan sahabat?

Saya sengaja kasih label love untuk postingan ini. Luv u Yang Yut.


Quote for 19.09.2011

"Ayah, Anda dirindukan dan dibutuhkan anak Anda.
Jangan habiskan seluruh energi di tempat kerja, dan membawa sisa2 energi ke rumah"


 Note: Alasan malas nan cerdas :)

Minuman kemasan favorit

Saya termasuk orang yang suka coba-coba minuman kaleng. Begitu ada iklan minuman baru saya pasti akan mencari minuman itu, membeli dan mencicipinya.

Kasih contoh apa yah, oh iya, Teh Pucuk Harum yang dilaunching beberapa bulan lalu (Juni kalau saya tidak salah) dan seperti biasa dengan iklan yang gencar di TV, saya langsung mencobanya. Padahal iklannya ulat gemuk ijo jelek itu hehehe. Teh Pucuk Harum ini ternyata seger juga, kalau mau coba yang dingin aja ya. Dikemasan juga dianjurkan untuk minum yang dingin. Ternyata teh ini produk dari Mayora. Ehm dia bergabung juga ke bisnis air hehe.

Bahkan air putih kemasanpun juga kucoba. Ternyata oh ternyata memang ada beda kesegarannya. Aqua, Vit, Ades, Pristine dll sudah pernah mencobanya semua. Aqua dan Pristine yang memikat. Kalau Aqua (Danone) mungkin karena lidah sudah terbiasa kali yah. Sementara Pristine (Sinar Mas) ini juga beda banget. Kekurannya satu, mungkin karena pemasarannya aja yang kurang sehingga tidak bisa mendapatkannya di setiap tempat seperti Aqua.

Ngomong2 tentang minuman, saya sudah mulai mengurangi minuman kemasan, terutama yang berasa dan yang berkarbonasi. Dulu setiap waktu bisa minum minuman kemasan dingin dengan berbagai merk yang berbeda. Paling sekarang hanya mencoba saja kalau ada produk baru. Kecuali untuk minuman yang kemudian saya suka, saya pasti akan mengulanginya lagi dan lagi.

Berikut 3 minuman kemasan kesukaan saya, kesemuanya tidak berkarbonasi hanya berasa saja hehe.
Posisi pertama, saya hanya dan masih setia kepada Susu Ultra Coklat dingin. Harus dingin ya. Minuman sehat nan menyegarkan, saya bahkan meminumnya tiap pagi.

Gambar dari Google
Posisi kedua setelah Coklat Ultra dingin adalah Fatigon Hydro. Saya sampe tergila-gila sama minuman satu ini. Lidah yang berbicara alasan keenakannya. Kalau futsal (main sekitar sejam) bisa habis sampe tiga.
 
Dan favorit ketiga adalah Yakult, intensitas minum ini sangat sering karena di rumah selalu siap sedia dan tentu saja karena manfaatnya :)

Update: fatigon hydro berubah nama jadi Hydro Coco :)