-- Sebait kata untukmu, Dee --
Aku menyesal terlambat lahir karena semua hal pernah dilakukan orang-orang, tapi satu yang tak pernah kusesali adalah pilihan hidupku untuk mencintaimu _________________________________________ -- Hgg --

Menanti Sebuah Ucap

 25 November 2011
Kamu masih terdiam
Apakah jika aku tak di sini kamu bicara?
Aku ingin kamu yang seperti biasanya
Bicara segala hal denganku

“Jangan bicara yang penting selama tidak ada aku, ya?”
“Aku mau cerita sama kamu dan dengerin cerita-ceritamu”
“Aku tak mau melewatkan sedikitpun cerita darimu”
 Begitu katamu, dulu.

Kita sudah saling mengenal, jadi aku yakin kamu masih mau saling bercerita mengenai segala hal denganku
Setiap percakapan denganmu adalah hal yang berharga buatku
Tapi hari ini tiada kata terucap darimu
Tidak kudengar lagi celotehmu itu

Sore itu hanya sebuah pesan singkat yang kuterima darimu
Hanya sepenggalan kata tanpa suara,
“Dua langkah kaki beranjak, berjalan beriringan, menuntut sebuah ucap. Tapi acapkali ucap tak pernah terucap, hanya terdiam dan membisu”

* * *
Kasih, apakah aku harus mengancammu dengan matahari di malam sunyi ini
Atau dengan hujan di hari yang cerah, agar kau percaya
Aku tidak akan sekejappun meninggalkanmu sendiri
Tanyalah orang tuamu, apakah mereka mengijinkanmu pergi bersamaku mengikat janji suci

Segeralah, segeralah temui mereka
Sesegera kabar datang darimu, sesegera itu pula aku akan datang menepati janjiku
Aku tidak akan sekejappun meninggalkanmu sendiri
Kita saling menyayangi, tapi aku tak akan membawamu tanpa restu orang tuamu

Nanti, tiap detik biarkan aku memujamu, jika tidak aku bisa gila
Aku akan menerapkan cintaku tiap hari
Tapi aku hanya akan sesekali mengatakannya padamu
Di setiap langkah kakiku, di setiap langkah hidupku

Aku suka pondok kecil, katamu kamu juga
Nanti pula, kita akan membuatnya, untuk aku kamu dan anak kita
Turut serta kubawa kursi bambu tempat kita biasa menikmati secangkir teh atau coklat
Pohon-pohon tinggi akan kutebang, agar tidak menghalangi pandangan kita pada pelangi dan senja
Dan aku akan senang dengan padang rumput, kita harus sering pulang berbasah-basahan nanti

* * *
"Sudah tengah malam sayang, kamu masih ingat semua percakapan kita itu dulu bukan?"
 Kamu hanya tersenyum 
"Mari pejamkan mata sejenak, sebelum putri kecil kita menggoda dengan senyuman manisnya di pagi esok"
"Senyum manis putri kecil kita, Sayang"
00:01 wib. Semalam.

TIPS: Bagi yang sudah lama PDKT, atau sudah lama pacaran tapi tidak ditembak-tembak atau dilamar-lamar boleh juga deh kirim sms di atas untuk pasangan agar cepet ditembak atau dilamar, barangkali hati pasangan Sahabat selembut saya, langsung menembak :)
 
*Foto koleksi pribadi

Gattaca: Inspirational movie

 24 November 2011
 
Siapa penggemar The Sims Social? Bagi para pemain satu game ini pasti tahu kalau minggu ini adalah minggu Sci Fi  atau disebut Sci Fi week, dengan berbagai kostum, ornamen dan peralatan berbau luar angkasa. Tulisan ini tidak terkait dengan game tersebut, hanya saja berbicara tentang tema Sci Fi ada satu film dengan aliran Sci Fi yang sudah beberapa kali saya tonton, terakhir semalam di HBO –sampai tengah malam-  yang layak untuk saya rekomendasikan. GATTACA.

Yah di dalam film ini, setingan masa depan, peralatan mutakhir, kostum para pemain, venue, pokoknya cerita dan skenario film ini dibuat sebegitu dalamnya dengan settingan Sci Fi, serba berbau luar angkasa, bahkan pesawat ruang angkasa hilir mudik terlihat menembus angkasa setiap harinya.
Berawal dari tokoh utama, Vincent Freeman -yang diperankan oleh Ethan Hawke- seorang pria yang dilahirkan dengan vonis rentan secara genetik, atau dalam film ini disebut In Valid, faith birth atau de-gene-erate, dengan umur yang diprediksi tidak lebih dari 30 tahun, namun mempunyai impian sangat tinggi untuk pergi menjelajah angkasa. Dia pada awalnya hanya bekerja di Gattaca sebagai seorang tukang sapu karena hanya mempunyai kemampuan sesuai vonis tersebut, bahkan orang tuanya sendiripun sudah meremehkan dan menentang cita-citanya.

Dunia Gattaca hanya membedakan dua kelas, yang punya DNA unggulan dan yang tidak punya DNA unggulan. Lantas bagaimana cara Vincent yang punya kelainan jantung sejak lahir dan berkacamata minus bisa mengejar cita-cita di era yang dengan sebegitu gampangnya DNA orang diketahui ini?
Dia menggunakan DNA orang lain, tentu yang sudah divonis Valid, milik temennya yang memiliki gen unggulan -Jerome Morrow, yang diperankan oleh Jude Law-.

Setelah dia berhasil memasuki Gattaca dengan menggunakan DNA Morrow: air seni, detak jantung rekaman, retina mata, sampel darah. Tentu diiringi dengan usaha dari Vincent sendiri, seperti harus mempertahankan diri berlari dengan waktu sekian lama di treadmill walaupun menggunakan detak jantung rekaman milik Morrow. Sangat sesuai dengan tag line film ini There Is No Gene for The Human Spirit.

Beberapa saat sebelum impiannya terbang terwujud, terjadi pembunuhan di Gattaca, dimana kemudian FBI turun tangan, Vincent yang sudah bermetamorfosis menjadi Jerome Morrow, dengan sekuat tenaga mempertahankan diri agar identitasnya tidak terbongkar.

Klimak cerita adalah saat proses penyidikan pembunuhan ini. Vincent secara tidak sengaja meninggalkan DNA miliknya sendiri di Gattaca, seperti sehelai rambut dan gelas bekas minum, yang membuat terduga pelaku pembunuhan ditujukan ke Vincent Freeman.

Satu cuplikan yang saya suka adalah saat ketua penyidik,– Anton Freeman-, menanyakan keberadaan Jerome Morrow yang tidak masuk ke Gattaca dan meminta kepada Irene, temen dekat Morrow palsu –yang diperankan Uma Thurman- untuk mengantarkan ke rumah Morrow. Morrow palsu kemudian menghubungi Morrow asli di rumah agar bertindak sebagai dirinya sendiri.

Morrow yang cacat dan duduk di kursi roda kemudian menjatuhkan diri dari kursi roda dan naik ke lantai atas menggunakan tangan, menyusuri tangga yang mirip seperti lingkaran DNA. Setelah sampai di lantai atas dengan susah payah, kemudian dia pura-pura duduk dengan kaki diangkat, tepat sebelum penyidik dan Irene datang. Dengan santai, Morrow menyapa wanita itu dengan kalimat mesra seakan-akan memang pacarnya. Kemudian Anton Freeman meminta sampel darah untuk di tes. Bisa diketahui hasilnya kalau dia Valid, karena dia memang Jerome Morrow.

Konflik selanjutnya saat Vincent harus menjelaskan drama tersebut ke Irene, yang terselesaikan karena mereka saling mencintai, Irene membuang sampel rambut yang diberikan oleh Vincent untuk dites.

Ketua penyidik, yang tidak lain adalah adik dari Vincent, si golongan sempurna, menyadari kalau Vincent adalah kakaknya. Kemudian dia menemui  Vincent. Vincent menolak diduga sebagai pembunuh. Penyelesaian konflik ini simpel, beradu renang di laut, seperti ketika mereka masih kecil. Malam itu, mereka berdua berenang menjauhi pantai, yg menyerah akan kalah. Akhirnya si cacat menang dan menyelamatkan adiknya. Dengan panduan bintang dia berhasil ke pantai. Berikut cuplikan adegan yang sangat keren dari keduanya saat berenang di tengah lautan:
Anton: Vincent! How are you doing this Vincent? How have you done any of this? We have to go back.
Vincent: It's too late for that. We're closer to the other side.
Anton: What other side? You wanna drown us both?
Vincent: You wanna know how I did it? This is how I did it Anton. I never saved anything for the swim back.

Kemudian di hari penerbangan. Dr. Lamar mencegat Vincent yang mau masuk ke pesawat. Itu karena kebijakan dari FBI untuk sekali lagi meyakinkan DNA para awak Gattaca. Saya juga sangat suka adegan percakapan terakhir ini:
Vincent: What's this?
Dr. Lamar
: New Policy, what's the matter? Flight got you nervous.
Vincent
: Nope, there's a problem Lamar.
Dr. Lamar
: I still haven't told you about my son have I. He's a big fan of yours
Vincent
: Just remember. I was as good as any, and better than most
Dr. Lamar
: He wants to apply here
Vincent
: I could've gone up and back and nobody would've been the wiser
Dr. Lamar: unfortunately my son's not all that they promised. But then again, who knows what he could do.
[test reveals Vincent as invalid]
Dr. Lamar
: For future reference, right handed men don't hold it with their left. Just one of those things.
[Lamar hits button revealing Jerome's valid i.d]
Vincent
: [Vincent stares into Lamar eyes, hesitating]
Dr. Lamar
: You're gonna miss your flight Vincent.

Di hari itu penerbangan itu pula, Morrow menyiapkan darah, air seni, contoh DNA selama dua kali umur Vincent, untuk digunakan saat pulang nanti. Disaat Vincent dengan identitas Morrow sudah berhasil masuk ke pesawat luar angkasa, pas mesin ulang alik menyala, menyala pula tungku Morrow. Tungku itu membakat dirinya sendiri, bersama medali prestasi yang didapatkannya saat sebelum cacat kaki. Mengorbankan identitasnya demi Vincent.

Yah! Dunia Gattaca yang penuh kesempurnaan bisa ditembus oleh Vincent yang berasal dari golongan in valid. Kesempurnaan Morrow yang cacat kaki berpadu manis dengan ketidaksempurnaan Vincent yang punya mimpi-mimpi besar untuk menjadi penerbang luar angkasa. Vincent berhasil 'menipu' Gattaca dengan menggunakan statistik milik Morrow dan akal-akalan mereka berdua. Impian seorang cacat terkabul. Dia berhasil menembus kokohnya pertahanan Gattaca, berhasil membuat sejarah sebagai orang 'cacat' pertama yang terbang ke luar angkasa.

Satu kesimpulan, film ini sangat menginspirasi, mengajarkan kepada kita apa yang tidak mungkin bisa terjadi kalau kita terus percaya dengan impian itu dan tentu saja terus mau berusaha.

Trailer:


Gambar dari google image

Kecuali engkau yang menghujaniku

17.30 aku kehujanan
Sekarang aku benci kehujanan
Tapi, aku benci diriku yang sekarang benci kehujanan

Dulu, aku sangat suka hujan
Berhujan-hujan
Kehujanan

Ada keindahan di baliknya
Tidak mengaduh, tidak memilih tempat jatuh
Ciumi bumi, baui tanah, jadi gemah ripah

Ada kerelaan di baliknya
Tergelincir pada setiap bidang
Hilangkan debu jalanan
 
Ada keramaian di baliknya
Suara yang berbeda, berirama
Rintik gerimis, deras

Ada kesunyian di baliknya
Tiada burung
Tiada layang-layang

Sekarang aku benci kehujanan
Kecuali engkau yang menghujaniku ciuman
Kecuali engkau yang menghujaniku pelukan

Hujan menyampaikan kerinduan pada bumi
Kamu menyampaikan kerinduan padaku


Sore menjelang sampai rumah
Permata Timur, 14.11.11
Gambar dari google image

Tentang kuning telur ayam kampung

Gara-gara baca status fb temen, -"Kalau di sini (Jepang) anjing sahabat manusia, kalau di kampung tentu saja ayam, saking bersahabatnya kalo tuan dan nyonya-nya lapar dan pengen makan enak ia bersedia mengorbankan diri dan calon anaknya. ayam memang sahabat manusia paling keren."- jadi inget draft tulisan tentang telur ayam yang udah lama tersimpan di folder.

Baiklah, temenku berhasil membuatku untuk menuliskannya kembali di sini, karena sebelumnya emang pernah ku tweet dengan hashtag #telur.
Begini ceritanya.

Ngomong-ngomong soal telur, waktu kecil hobiku adalah makan kuning telur ayam kampung, MENTAH. Lebih tepatnya dipaksa ortu sih. Ortu sampe bela-belain pelihara ayam kampung sendiri. Jumlah ayamnya sampe banyak banget. Tapi semuanya tidak dikandangin, dibebasin, dalam artian dibuatin kandang namun ayam-ayam tidak dikunci di dalamnya, jadi ayam-ayam ini bebas keluar masuk. Ya gitu deh, karena tingkat ke playboy-an dan ke playgirl-an ayam yang tinggi, kandang akhirnya mereka pilih hanya untuk tidur aja. Mereka lebih suka kawin sana-sini, disembarang tempat pula. Yang lebih parah tidak mengenal pasangan lagi, gonta-ganti, siapa yang dalam jangkauan langsung disikat hehe. Kalau sore hari meraka pulang sendiri, pinter banget yah ayam2nya.


Tiap pagi dan sore ayam-ayam secara sukarela kumpul di halaman, nunggu dikasih makan, biasanya beras dan jagung hasil panen sendiri dari sawah. Seneng banget kalau waktu ngasih makan, puluhan ayam mengelilingi kami, apalagi kalau nyebar makanannya di sekeliling.

Telur2 yang kuminumpun langsung diambil dari sarang babon-babon, jadi telurnya kualitas nomor satu. Makanya dari kecil sudah jago banget misahin kuning telur dari putih telurnya. Cara minumnya macem-macem, bisa langsung dari cangkang setelah dibuang putihnya atau dimasukin gelas terlebih dulu. Yang terakhir ini biasanya dicampur sama sprite.

Suatu ketika ada satu efek yang tak terduga, sama dokter aku didiagnosa kebanyakan protein. Jadi timbul benjolan-benjolan putih di tubuh. Benjolan2 itu letaknya di lipatan-lipatan tubuh: tangan, selangkangan, kaki dan lain-lain. Serem deh!

Tapi setelah sembuh, hobi makan kuning telur ayam kampung yang masih mentah berlanjut. Enak banget deh pokoknya. Slurppp! Kalian harus mencobanya. Sensasi rasa yang terenak saat dicampur dengan sprite tadi, syaratnya kuning telur jangan dipecahin, biarkan utuh bulet. Jadi waktu nelen terasa nikmat.

Banyak untungnya juga melihara ayam sendiri. Saat menjelang Idul Fitri dimana ada tradisi hantaran di kampung, telur dan daging ayam tak pernah beli. Saat kendurian juga gitu, tinggal potong aja ayam-ayam itu. Seingatku dulu nyembelih 20an ekor. Tugas utamaku adalah megangin ayam saat disembelih, jadi asisten ayahku. Tugas selanjutnya 'bubutin' atau nyabutin bulunya, tentu setelah direndam air panas terlebih dulu, kali ini oleh ibuku. Yang spesial, kadang saat motong-motong daging nemu telur yang belum jadi. Yang ini aku dilarang makan, gak ilok katanya, pamali. Aku gak tau alasannya kenapa. Gak dijelasin kenapa gak boleh dan pamali, padahal pingin banget nyoba, kayaknya enak banget, tampak empuk tuh telurnya.

Kalau ayam-ayam sudah di masak, direndam dalam bumbu spesial dalam waktu yang lama, kemudian matang, bagian favoritku adalah sayap, sekali makan bisa habis 3 atau 4. Apalagi hasil olahan tangan ibuk, wah bumbunya bener-bener maknyus deh.

Terus ada kepercayaan baru di sekitaran rumah, aku juara kelas terus selama SD katanya karena suka makan kuning telur mentah ini hihi, masak iya ya gara-gara kuning telur ayam bisa serta merta jadi juara kelas. Tapi anehnya, kemudian tetangga-tetangga yang umur anaknya dibawahku pada dikasih kuning telur semua. Sayang gak semua bisa juara kelas. Hahaha. Ya jelaslah, menurutku sih bukan karena telur tapi karena rajin belajar. Efek kuning telur tetep ada, tapi kecil, sebagai nutrisi protein saja, mungkin.

Tradisi kuning telur berlanjut ke adik pertama dan kedua, yang keempat sudah tidak lagi. Isu flu burung menghentikan ternak ayam ortu.

Oh iya, dulu ayam di rumah juga sering dimalingin, tapi dibiarin saja karena jumlah ayamnya sangat banyak. Iseng banget ya maling-maling itu. Ayah ibu yakin kalau ayam tidak akan habis oleh aksi para pencuri, tapi justru akan semakin banyak telurnya. Eh tapi  justru hanya karena "isu" flu burung di berita TV malah dihabisin :)

Ada warga yang ngasih tahu siapa yang ngambil ayam, tapi dibiarin saja sama ayah ibu. Kasihan katanya. Karena yang terduga pencurinya itu tidak pernah menjual ayam-ayam, jadi disimpulkan kalau ayamnya dimakan sendiri. Kalau nyuri terus dijual mungkin beda lagi ceritanya. Padahal kata ayah ibu, kalau minta baik-baik pasti juga dikasih kok, sepasang lagi. Biar diternakin lagi.

Setiap ada momen apapun yang dimungkinkan kendurian, orang tua pasti berpartisipasi, biar bisa ngundang tetangga-tenagga juga. Pas pengajian malam jumat rutin, jika tiba giliran dirumah pasti rame banget yang datang. Karena menu andalan soto ayam dan ingkung ibuk.

Sekian nostalgia kuning telur ayam kampung ini. Kalau sekarang beda tujuan kalau makan kuning telur ayam kampung, jamu kuat. Tidak ada yang menyangsikan khasiat kuning telur ini sebagai jamu kuat hahaha #eaaa
 
Cita-citaku sih mau ngirim proposal ke sprite, ngajuin menu baru minuman yang menurutku sangat spesial tadi, sprite+kuning telur, sapa tau bisa dipatenkan hahaha
Bener juga sih kata temenku tadi kalau ayam adalah sahabat manusia yang rela berkorban hehe. Bagaimana pendapat sahabat?

Foloow me: @hanggaady
Gambar dari google.

Dua wanitaku

Sebentar tadi masih ramai.
Sekarang keduanya sudah terlelap, tak bisa kuterawang mimpi-mimpi yang tersimpul dari senyum mereka.

Sebentar tadi masih ramai.
Dua lampu, terang dan temaram, menyemburkan sinar ke penjuru kamar. Tanganku membunuh nyamuk, gemuk, di atas bantal. Tak sengaja. Noda merah menghiasi sarung bantal. Dia terlalu serakah hingga melupakan kapasitas perut untuk bisa terbang. Hilanglah ngung ngung.

Barusan, gembira dan tawa kita bersama.
Saat si kecil penuh semangat ketika duduk di depan piano. Dua tangannya bergerak lincah menari di atas tuts piano, kenceng-pelan, cepat-lambat, kanan-kiri. Seperti orang dewasa mengingat umurnya baru menjelang 7 bulan tanggal 21 ini.

Barusan, gembira dan tawa kita bersama.
Saat si mama si kecil sibuk di dapur membuat mie goreng plus dua telur, yang satu dipecah rebus yang satu diceplok kering. Sambil mencuri-curi waktu membuat jus merah semangka. Semuanya permintaanku.

Sepi. Fiksi tebal masih di depanku, dan belum tersentuh, dan dua wanitaku masih terlelap.
Sekali dayung, dua pulau terlewati. Sekali tangisan, dua orang tua terperanjak. Sejurus, si mama si kecil menunaikan tugasnya memberi air suci.

Bahagia kita pada cinta.
Permata Timur, 
Menjelang larut malam, 10.11.2011

Quote for 11.11.11

"Takdir untuk kita orang Indonesia adalah jalan-jalan, karena kita dilahirkan 
di negara dengan banyak pulau ini "

Ayo siapa yang mau nonton Sea Games 2011?
Jadi sudah berapa pulau yang sudah Sahabat kunjungi? :)

Hgg, Jalan Veteran III, 11.11.11
(yang katanya tanggal cantik)

Di Balik Layar 2

Berikut ini adalah even Asisten Deputi Pengaduan Masyarakat, sebuah Asisten Deputi yang bernaung di bawah Kedeputian Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan, pada tahun 2011. Sekedar melanjutkan postingan terdahulu, Di Balik Layar 1. Sebelumnya Asisten Deputi Pengaduan Masyarakat bernanung di bawah Deputi Menteri Sekretaris Negara Bidang Pengawasan, baru setelah adanya restrukrisasi organisasi Sekretariat Negara sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2010 tentang Kementerian Sekretariat Negara, berpindah naungan ke Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan.

1. Bimbingan Teknis Pelaksanaan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik pada Kementerian Sekretariat Negara, yang diselenggarakan di Jakarta, tanggal 19 Juli 2011. Dengan makalah:


a. Pelayanan Publik dalam Penanganan  Pengaduan Masyarakat yang Disampaikan  Kepada Presiden, Wakil Presiden dan Menteri Sekretaris Negara, yang dibawakan oleh Sontam Napitupulu (Asisten Deputi Pengaduan Masyarakat);

b. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik dan Aturan-Aturan Pelaksanaannya Terkait Penanganan Pengaduan Masyarakat di Kementerian Sekretariat Negara, yang dibawakan oleh Mangapul Sitorus (Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Pelayanan Publik, Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi);

c. Pelayanan Publik dalam Grand Design Reformasi Birokrasi, yang dibawakan oleh Dadang K. Anshory (Kepala Biro Umum, Deputi Administrasi Sekretariat Wakil Presiden).



2. Temu Karya Penanganan Konflik Hak Atas Tanah Berdasarkan Peraturan Kepala BPN RI Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan, Pengkajian dan Penanganan Kasus Pertanahan, bertempat di Wisma Kementerian Sekretariat Negara Cibulan, pada tanggal  27 Oktober 2011.
Pembukaan oleh Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan
Pembicara: 
a. Dr. Bernhard Limbong, S.Sos., S.H., M.H. Dengan makalah Pendekatan Hukum dan Sosial Budaya Dalam Penanganan Konflik Hak Atas Tanah.

b. Drs. Aryanto Sutadi, M.H., M.Sc (Deputi Bidang Pengkajian dan  Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, BPN RI), dengan makalah Pengelolaan Pengkajian dan Penanganan Kasus Pertanahan.

c. Sutito, S.H., M.H. (Praktisi/Konsultan Pertanahan), dengan malakah Penanganan Konflik Hak Atas Tanah Ditinjau Dari Sudut Pandang Praktisi/Konsultan 

d. Dr. Rildo Ananda Anwar, S.H., M.H (Staf Ahli Menteri Sekretaris Negara), sebagai moderator.
Pembicara dan moderator
Pemberian plakat
Garis besar yang bisa ditangkap dalam acara ini adalah penanganan konflik pertanahan di Indonesia harus menggunakan pendekatan holistik yang mencangkup pendekatan hukum, ekonomi (kesejahteraan), dan sosial budaya serta peningkatan koordinasi dan sinergi instansi yang terkait, agar penanganan konflik efektif dan cepat. Upaya lain yang bisa ditempuh untuk meningkatkan penanganan dan koordinasi masalah pertanahan adalah dengan pembentukan Komite Pertanahan, sesuai dengan amanat Pasal 35 Perpres Nomor 10 Tahun 2006, yang ampai saat ini belum terealisasi. 
Selain itu, penerapan prinsip good governance mutlak dilakukan dalam penanganan konflik pertanahan agar terbangun trust di berbagai lapisan masyarakat, baik terhadap institusi pemerintah maupun para pejabat BPN yang menangani konflik pertanahan.


Berita terkait di situs setneg.go.id.

Keluarga Asdep Dumas